CARI

Welcome to All About Know at http://nandkostaman.blogspot.com/ ! Enjoy my blog.
Showing posts with label bola dalam negeri. Show all posts
Showing posts with label bola dalam negeri. Show all posts

Thursday, October 7, 2010

Mencari Pesepakbola Muda Berbakat Lewat IFA

Posted On 9:10 AM by blog kami 0 komentar

 
 
Jakarta - Salah satu penyebab terpuruknya persepakbolaan Indonesia saat ini diklaim akibat buruknya sistem pembinaan usia muda. Maka Indonesian Football Academy (IFA) diciptakan demi mencari bibit-bibit muda berbakat.

IFA sendiri memberikan kesempatan emas kepada delapan pemain Indonesia untuk menimba ilmu di Inggris dan Belanda. Kedelapan pemain tersebut, merupakan hasil seleksi yang IFA lakukan pada 45 pemain dan nantinya dibagi dalam dua kelompok umur, U-14 dan U-15.

"Konsep ini telah berjalan sejak berdirinya IFA sekitar enam bulan yang lalu. Kami membuat konsep pembinaan usia muda, yang akan ditempat di luar negeri," tukas Direktur Utama IFA, Iman Arif, dalam jumpa pers di FX Senayan, Rabu (6/10) sore WIB.

Dilanjutkan Iman, pembinaan seharusnya dilakukan oleh semua klub yang ada di Indonesia. Namun, hal tersebut tidak berjalan. Beda halnya dengan liga-liga besar di Eropa yang sudah menerapkan pembinaan usia dini sejak usia enam tahun.

"Pembinaan usia muda memang tidak berjalan maksimal disemua klub Indonesia. Contohnya di negara-negara lain, semua klub memiliki pembinaan usia muda yang tertata rapi," sambungnya.

IFA memilih Belanda dan Inggris sebagai pembinaan karena kedua negara tersebut memiliki sistem pembinaan yang cukup baik.

"Ada empat pemain yang akan diterbangkan ke Inggris dan empat pemain ke Belanda. Sekitar bulan Februari, mereka akan dikirim. Apakah para pemain tersebut bisa menunjukkan performa dan beradaptasi dengan cuaca di sana?" tandasnya.

Program tersebut, kata Iman, untuk mengukur kemampuan anak-anak tersebut untuk menjalani program yang dirancang IFA selama tiga tahun ke depan.

"Dari enam bulan mereka disana, kami akan melihat apakah mereka bisa menyesuaikan diri dengan cuaca, makanan, dan kerasnya kompetisi. Kalau saja bisa beradaptasi selama enam bulan, mereka akan di sana selama tiga tahun," terang Iman.

"Kami menyerahkan semuanya kepada pemain. Apa ingin main di Indonesia atau luar negeri," pungkas pria yang juga menjabat Ketua Badan Tim Nasional (BTN) itu.


Siapa Lawan Timnas di November?

Posted On 9:07 AM by blog kami 0 komentar

 
Jakarta - Timnas Indonesia mengagendakan sejumlah ujicoba jelang Piala AFF di bulan Oktober dan November. Jika lawan-lawan di bulan ini sudah diketahui, bagaimana dengan calon lawan bulan depan?

Untuk bulan Oktober ini, Indonesia akan melawan timnas Uruguay Jumat (8/10) lusa malam WIB yang akan dihelat di SUGBK. Empat hari berselang giliran Maladewa akan menjajal kekuatan 'Merah Putih' yang rencananya akan dihelat di Bandung.

Selanjutnya pada bulan November mendatang Indonesia dijadwalkan akan melakoni tiga ujicoba, yaitu pada tanggal 17, 21 dan 24 November. Namun hanya Timor Leste yang sudah memastikan diri akan menjadi tamu pada tanggal 25.

Untuk dua tim lainnya Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif mengisyaratkan akan membawa sejumlah tim kuat ke Jakarta seperti Korea Selatan, Paraguay. Selandia Baru dan yang sudah banyak dibicarakan Pantai Gading.

"Keempat tim itu sedang dalam negosiasi dan coba kami datangkan salah satunya pada 17 November," tutur Iman kepada wartawan dalam jumpa pers di FX, Senayan, Rabu (6/10) sore WIB.

Di tanggal 21 November timnas China juga jadi salah satu alternatif selain Paraguay. "Paraguay pada tanggal 17-nya katanya ada ujicoba melawan Hong Kong, jadi kami coba undang ke Jakarta," simpul Iman.


Riedl Tetap Perlu Pemain Keturunan

Posted On 9:07 AM by blog kami 0 komentar

 
Jakarta - PSSI sudah mengatakan tak akan memakai pemain keturunan dalam laga melawan Uruguay. Namun keinginan berbeda diutarakan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Sebelumnya PSSI melalui Sekjen Nugraha Besoes sudah memutuskan bahwa Jhony Rudolf van Beukering, Tobias Waisapy, Rafael Guilermo Eduardo Maitimo dan Sergio van Dijk, tak akan ikut serta dalam laga persahabatan melawan Uruguay (8 Oktober) dan Maladewa (12 Oktober).

Semua ini berkaitan dengan surat FIFA yang tak meluluskan permintaan pihak Indonesia, karena dua laga itu bersifat kalender resmi FIFA dan keempat pemain itu tak memiliki paspor Indonesia.

Namun respon berbeda datang dari pihak Badan Tim Nasional, di mana dalam hal ini Riedl bersikukuh akan memakai Van Beukering dkk di dua laga esok.

"Diskusi terakhir dengan Alfred dia perlukan (pemain keturunan) tetap line-up main," ucap ketua BTN Iman Arif lewat pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (6/10/2010) malam WIB.

Jika memang tetap dimainkan maka risikonya adalah Indonesia dan Uruguay tak akan mendapat poin dari pertandingan tersebut, disebabkan Indonesia memainkan pemain yang tak sah.


Forlan Tak Jelas, BTN Belum Ambil Tindakan

Posted On 9:06 AM by blog kami 0 komentar

 
Jakarta - Terkait kabar media Spanyol mengenai tak dilepasnya Diego Forlan oleh Atletico Madrid, Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia belum bisa memberi komentar. Mereka menyebut akan berbicara dulu dengan pelatih Uruguay, Oscar Tabarez.

Seperti diberitakan sebelumnya, media Spanyol, AS, mengabarkan bahwa Forlan tak dilepas dengan alasan masih menjalani tes kesehatan di Cerro de Espino, kamp latihan Atletico. Ia diminta untuk tetap berada di Madrid setidaknya sampai hari Jumat.

Ketua BTN, Iman Arief, belum bisa memberikan komentar mengenai hal tersebut. Dalam pesan singkatnya kepada detikSport, ia menyebut akan lebih dulu berdiskusi kepada Tabarez, termasuk pembicaraan ulang mengenai kontrak pertandingan.

"Sementara saya bicara dulu sama coach Tabarez. Revisi (kontrak, red) nanti saja kalau semua kita evaluasi, mengingat 3 orang lain selain Forlan juga cedera," demikian bunyi pesan tersebut.

Kecurigaan mengenai ketidakhadiran Forlan terendus sejak La Celeste tiba di Jakarta, Selasa (5/10/2010). Ketika Luis Suarez, yang dijadwalkan berada satu pesawat dengannya, tiba, pemain berambut pirang itu malah tak tampak sama sekali.


AS: Forlan Tak Dilepas Atletico

Posted On 9:05 AM by blog kami 0 komentar

 
Jakarta - Harapan publik Indonesia untuk menyaksikan Pemain Terbaik Piala Dunia 2010, Diego Forlan, diklaim musnah. Media Spanyol, AS, mengabarkan bahwa Forlan tak dilepas Atletico Madrid.

Kabar tersebut dilansir oleh AS pada hari ini, Rabu (6/10/2010). Forlan disebut masih menjalani tes kesehatan di Cerro de Espino, kamp latihan Atletico dan oleh karenanya ia diminta untuk tetap berada di Madrid.

Eks pemain Manchester United itu baru diperkenankan untuk meninggalkan klub pada hari Jumat. Selanjutnya Forlan akan bergabung dengan rekan-rekan setimnya untuk memperkuat negaranya menghadapi China pada 12 Oktober.

Kecurigaan mengenai ketidakhadiran Forlan terendus sejak La Celeste tiba di Jakarta, Selasa (5/10/2010). Ketika Luis Suarez, yang dijadwalkan berada satu pesawat dengannya, tiba, pemain berambut pirang itu malah tak tampak sama sekali.

Ia juga tak hadir dalam latihan yang dilakukan Uruguay di GOR Soemantri Rabu pagi tadi.


Tuesday, October 5, 2010

PSSI Ajukan Dana Trilyunan ke DPR

Posted On 11:24 AM by blog kami 0 komentar





Jakarta - Dalam pertemuannya dengan Komisi X DPR, PSSI mengajukan beberapa proposal. Proposal-proposal tersebut berisi pengajuan dana trilyunan untuk beberapa program yang bakal dijalankan oleh federasi sepakbola Indonesia itu.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung DPR, Senin (4/10/2010). Beberapa proposal yang diajukan di antaranya untuk keperluan timnas pada SEA Games XXVI pada 2011 mendatang, pembinaan usia muda dan renovasi Stadion Gelora Bung Karno.

Dana yang diajukan pun tak sedikit karena nilainya mencapai trilyunan rupiah. Berikut adalah rinciannya.

Untuk SEA Games, PSSI mengajukan permohonan dana sebesar Rp 50 M. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk talent scouting dan teknis lainnya sebesar Rp 6 M, training camp sebesar Rp 6,8 M, laga persahabatan sebesar Rp 9,5 M, dana untuk SEA Games sendiri Rp 19, 3 M dan tekns kepelatihan Rp 8,4 M.

Sedangkan untuk membuat sekolah sepakbola sebesar mereka mengajukan Rp 381 M. Rp 377 M di antaranya digunakan untuk investasi dan maintenance.

Proposal lainnya yang diajukan PSSI adalah untuk merenovasi Stadion GBK dan wisma PSSI yang akan menghabiskan total anggaran Rp 596 M.  Dana tersebut juga di antaranya akan digunakan untuk merenovasi lapangan

Terakhir, PSSI mengajukan proposal pembinaan usia muda dan pembangunan prasarana pendukung, yang mana mereka sebut membutuhkan dana Rp 957 M. Rencananya PSSI juga akan mengadakan scouting dan Liga Remaja di belasan kota di Indonesia dari dana tersebut.

"Lebih banyak lapangan golf dari lapangan sepakbola, tapu kita tak pernah juara golf. Oleh karena itu infrastruktur sangat penting. Kita punya talenta luar biasa, tapi tak didukung infrastruktur," ujar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

"Oleh karena itu, kita punya rencana untuk membangun sekolah sepakbola khusus timnas Indonesia. Sekolah itu akan berafiliasi dengan sekolah sepakbola internasional, Sehingga kalau ada pembinaan internasional kita bisa kerjasama. Sekolah itu juga akan dikombinasikan dengan sekolah umum," lanjutnya.

Komisi X DPR menanggapi permintaan ini dengan hati-hati. Mereka mengatakan akan mempelajari dan mempertimbangkan proposal-proposal itu sebelum mengetuk palu.

"Untuk anggaran SEA Games, dari Rp 50 M yang diminta, saya nggak yakin ada prestasi yang menonjol. Terutama problem utama di organsiasi di PSSI adalah ketidakdisiplinan, juga masalah etika dan hukum. Tapi, soal anggaran ini kita bahas lagi," kata Utut Adianto.

"Permintaan anggaran harus disesuaikan dengan prestasi. Tapi sampai sekarang keraguan pubik terhadap PSSI sangat tinggi. Soal anggaran kami akan mempertimbangkannya lagi. Karena itu harus dibahas secara kritis," ucap Hanif Dhakiri.


Jelang Indonesia vs Uruguay La Celeste Tiba Selasa dengan Enam Kloter

Posted On 11:23 AM by blog kami 0 komentar


 
Jakarta - Tim nasional Uruguay akan tiba di Jakarta pada hari Selasa (5/10/2010). La Celeste membawa rombongan yang beranggotakan 35 orang dan terdiri dari enam kloter.

"Tim Uruguay akan tiba Selasa. Kedatangannya ada lima sampai enam kloter. Kemungkinan datangnya jam 3 sampai 7 malam. Total yang datang 35 orang, termasuk ofisial dan semuanya," ujar Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Iman Arief.

Diego Forlan cs kemudian akan berlatih secara tertutup di GOR Soemantri pada hari Rabu (6/10). Barulah pada Kamis (7/10) sore mereka akan berlatih secara terbuka di Gelora Bung Karno.

"Soal jadwal latihan. Rabu sore akan tertutup di GOR Soemantri, lalu Kamis juga tertutup di Soemantri. Baru Kamis sorenya di Senayan terbuka," lanjut Iman.

Indonesia versus Uruguay akan berduel di GBK pada 8 Oktober pukul 20.00 WIB. Mereka akan melanjutkan perjalanan pada 9 Oktober, untuk terbang ke China dan berujicoba melawan timnas negara tersebut pada 12 Oktober.


'Kenapa Masih Keukeuh Jadi Ketua Umum, Pak Nurdin?'

Posted On 11:22 AM by blog kami 0 komentar

 
Jakarta - Hari ini, Senin (4/10/2010), PSSI mengadakan rapat dengan Komisi X DPR. Keukeuh-nya Nurdin Halid mempertahankan jabatannya sebagai ketua umum pun dipertanyakan. Apa jawabannya?

PSSI dan Komisi X DPR bertemu untuk membahas beberapa hal, di antaranya adalah rencana kedatangan timnas Uruguay untuk berujicoba dan pengajuan anggaran dari PSSI untuk beberapa programnya.

Kesempatan ini pun tak disia-siakan beberapa anggota Komisi X untuk mempertanyakan mengapa Nurdin masih saja mempertahankan posisinya. Padahal, seperti diketahui, sudah banyak kritikan terhadap kepemimpinannya--terutama setelah prestasi tim nasional Indonesia tak kunjung membaik.

Namun demikian, Nurdin santai-santai saja menjawab pertanyaan dari para anggota DPR itu. Yang bertanya pun memilih untuk puas dengan jawaban pria berusia 51 tahun itu, tak ada pendalaman pertanyaan lagi.

"Pak Nurdin, kenapa Anda masih keukeuh aja jadi ketua umum? Sebab selama ini ketum PSSI selalu dihujat. Saya jadi bertanya kenapa masih keukeuh jadi ketua?" tanya Eko Hendro Purnomo, anggota Komisi X dari PAN.

"Secara aturan, saya masih diperbolehkan untuk menjabat. Lalu, saya juga ingin melindungi PSSI dari orang-orang luar yang berniat jahat," jawab Nurdin santai.

Tak hanya sampai di situ. Nurdin juga diberikan pertanyaan mengenai munculnya Liga Primer Indonesia, yang disebut-sebut anggota Komisi X sebagai kritikan terhadap kompetisi yang dijalankan PSSI.

"Kenapa PSSI apatis kalau ada turnamen baru? Padahal kan turnamen baru itu kan bisa jadi bahan kritik bagi PSSI, kenapa sampai muncul ada liga tandingan seperti itu. Ini yg harusnya dijawab dulu sama PSSI," ucap Hanif Dhakiri yang berasal dari PKB.

"PSSI selama ini terbuka kalau ada ide baru. Cuma liga primer itu masih belum jelas sistemnya. Sehinga kami belum bisa menerima itu. Lagipula sampai sekarang kami belum menerima laporan dari mereka ke PSSI juga," tuntas Nurdin. 


Jelang Indonesia vs Uruguay Forlan Minta Bonus dari Jakarta

Posted On 11:20 AM by blog kami 0 komentar



 
Jakarta - Uruguay akan membawa pemain-pemain terbaiknya untuk menghadapi timnas Indonesia. Khusus untuk Diego Forlan, pemain terbaik Piala Dunia 2010 itu meminta tambahan bayaran khusus.

Penyerang klub Atletico Madrid itu meminta bonus sebesar 20 ribu dolar AS, atau sekitar Rp 180 juta, untuk penampilannya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 8 Oktober mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Iman Arief, di sela-sela rapat dengar dengan Komisi X DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/10/2010).

"Iya, memang ada permintaan USD 20 ribu, dari kakaknya yang juga agen Forlan. Mungkin karena dia pemain bintang, jadi nggak sama," tuturnya.

Lalu bagaimana respons PSSI terhadap permintaan itu? Menurut Iman, pihaknya tidak mempermasalahkan dana tersebut. Untungnya, pemain-pemain lain tidak meminta hal serupa.

"Iya nggak apa-apa, tetap kita bayar. Kalau yang lain nggak ada permintaan apa-apa. (Luis) Suarez juga tidak," tukas Iman.

Kecuali bonus untuk Forlan, tidak ada permintaan fasilitas tambahan lain untuk rombongan La Celeste termasuk perlakuan ekstra selama di hotel.

"Mereka hanya minta satu aqua di kamar hotel. Tidak ada permintaan macam-macam yang sangat ketat."

Indonesia versus Uruguay akan berduel di GBK pada 8 Oktober pukul 20.00 WIB. Pihak PSSI membayar sekitar Rp 4 miliar untuk mendatangkan mantan juara dunia dua kali yang juga semifinalis Piala Dunia 2010 itu.


Monday, October 4, 2010

Pelatih Persema Kritik Wasit & Sepakbola Indonesia

Posted On 10:06 AM by blog kami 0 komentar

 
 
Samarinda - Kubu Persema Malang mencibir kepemimpinan wasit Aeng Suarlan yang memimpin laga kontra Persisam Putra Samarinda. Apa yang ditampilkan wasit itu bak mencerminkan buruknya sepakbola Indonesia secara umum.

Persema harus menelan kekalahan 2-3 dari tuan rumah Persisam. Hasil itu, nilai Pelatih Persema Timo Scheunemann, tak lepas dari kepemimpinan wasit Aeng Suarlan.

"Kalau begini terus, camkan omongan saya. Bukan hanya U-16 yang kalah dari Timor Leste. Tapi senior juga," cetus Timo, kepada wartawan di Press Room Stadion Segiri Samarinda, Jl Kesuma Bangsa.

Timo tampak begitu emosional dalam menyuarakan pendapatnya itu usai timnya kalah. Saking kesalnya, sebelum Konperensi Pers dimulai, ia bahkan terlihat menggebrakkan buku yang ia bawa ke atas meja yang disediakan untuknya.

Salah satu ketidaktepatan wasit dalam mengambil keputusan adalah tendangan penalti yang dihadiahkan untuk tuan rumah setelah pemain Persisam Choi Dong Soo terjatuh di kotak penalti Persema.

"Ini di tv, di-replay. Dilihat pelan-pelan. Yang mengerti bola, pasti setuju dengan saya," tegas Timo.

Berdasarkan pertemuan technical meeting Sabtu (2/10/2010) malam lalu, PT LI membeberkan peraturan baru yang justru dilanggar sang wasit.

Dalam hal ini, Timo menyoal eksekusi penalti Julio Lopez, yang sempat berhenti beberapa saat sebelum melepaskan tendangan ke gawang Persema.

"Peraturan dulu boleh berhenti dulu, tapi sekarang tidak boleh. Seharusnya Julio Lopez mendapat kartu kuning," sergah Timo.

Perkara wasit dan ketidakonsistenan peraturan itu sendiri hanyalah satu dari sejumlah kekurangan lain yang bisa jadi cerminan kualitas sepakbola Indonesia saat ini. Maka Timo pun mengaku pesimistis dengan tekad Indonesia untuk menjadi 'Macan Asia' 5 tahun mendatang atau bahkan masuk ke Piala Dunia 10 tahun mendatang.

"Saya lebih menghargai SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) ketimbang orang-orang yang terlibat di sepakbola," kata Timo, yang berkewarganegaraan Jerman itu.

"Berpuluh-puluh tahun sudah seperti ini," sungutnya.

Persisam Lebih Beruntung

Sementara di kesempatan yang sama, kubu Persisam menilai poin penuh yang berhasil dipetik, dinilai patut disyukuri.

"Tim kita lebih beruntung," kata Pelatih Persisam,Hendri Susilo.


Persisam Tekuk Persema 3-2

Posted On 10:06 AM by blog kami 0 komentar




 

Samarinda - Persisam Putra Samarinda memetik kemenangan 3-2 atas tamunya Persema Malang, dalam laga Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 yang dilangsungkan di Stadion Segiri Samarinda,Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (3/10/2010) malam.

Tiga gol Persisam,dihasilkan melalui Choi Dong Soo di menit 30, Fandi Mochtar di menit 64 serta Julio Lopez di menit 67. Sedangkan Gol Persema dicetak Angga dimenit-47 serta Irfan Bacdim dimenit-52.

Di menit awal laga, kedua tim bermain hati-hati. Empat menit berjalan, belum ada satupun peluang yang membahayakan jantung pertahanan kedua tim.

Persisam berinisiatif menyerang. Namun gempuran-gempuran yang dilakukan oleh duet striker Choi Dong Soo-Julio Lopez, plus Ronald Fagundez yang menopang dari di lini tengah, mampu dipatahkan Ebanda Herman, palang pintu Persema.

Postur dan kelincahan Choi Dong Soo berulang kali merepotkan barisan belakang Persema yang terus dibuat kerepotan saat harus mengawal pemain asal Korea Selatan itu.  Ebanda pun harus  melakukan pelanggaran terhadap Choi di menit delapan sehingga mantan pemain Persija Jakarta itu dikartu kuning wasit.  Sementara eksekusi free kick Ronald Fagundez berselang 2 menit kemudian gagal menembus pagar betis pemain Persema.

Tuan rumah terus menggedor pertahanan Persema. Di menit 14 Fagundez mengirim bola pada Choi yang kemudian meneruskannya kepada Akbar Rasyid. Namun kejadian di menit 14 itu tak menghasilkan gol.

Persema melancarkan serangan balik empat menit berselang.Namun solidnya lini belakang Persisam yang dikomandani Tsimi Joel, mampu membuat duet striker Persema Irfan Bacdim-Ngon A Mamon gigit jari.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta di menit 30. Bermula dari akselerasi Julio Lopez usai menerima umpan dari lini tengah, dia berhasil mengecoh Seme Patrick. Umpannya ke mulut gawang Persema disambar Choi Dong Soo yang bergerak tanpa kawalan dan mampu memperdaya Sukasto di bawah. Tuan rumah sementara unggul 1-0.

Lima belas menit menjelang turun minum, Persema berupaya mengejar ketertinggalan. Namun kurang sempurnanya kerjasama yang digalang pemain tamu membuat skor tak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persema membikin membuat dengan mencetak ol cepat di menit 47. Baru masuk lapangan, Angga berhasil memaksimalkan umpan terobosan yang dia terima untuk menundukkan kiper Wawan Hendrawan. Skor berubah imbang 1-1.

Lima menit kemudian Persema malah mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1. Adalah Irfan Bacdim yang membungkam publik tuan rumah sepakannya..

Tidak ingin malu di hadapan pendukungnya, Persisam terus melancarkan serangan.Di menit-64 Fandi Mochtar yang menerima bola mentah dari arah gawang Persema, berhasil menyamakan kedudukan 2-2 setelah tendangannya dari luar area penalti gagal dijinakkan Sukasto.

Persisam terus menekan Persema. Di menit 65 Choi Dong Soo dijatuhkan pemain belakang Persema di area penalti. Wasit pun menunjuk titik putih.Kontan, keputusan wasit Aeng Suherlan mendapat protes keras kubu Persema di bangku cadangan.

Julio Lopez yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan sempurna, sepakannya sukses memperdaya Sukasto dan membuat Persisam kembali dalam posisi memimpin dengan kedudukan 3-2.
Penalti tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta dalam laga tersebut. Hingga akhirnya peluit panjang dibunyikan wasit, skor 3-2 untuk keunggulan tuan rumah tidak berubah.


'Roman Pantas Main di Opera Van Java'

Posted On 10:03 AM by blog kami 0 komentar




Samarinda - Kubu Bontang FC menilai kartu merah untuk palang pintu Ali Khadafi menyebabkan kekalahan atas Arema Indonesia. Striker Arema Roman Chmelo, yang menyebabkan Ali diusir, dinilai lebih pantas main di Opera Van Java.

Arema Indonesia berhasil mengatasi Bontang FC 5-0 dalam laga yang berlangsung Sabtu (2/10/2010) malam waktu setempat.

"Saya sangat menyayangkan Ali Khadafi dikartumerah," kata Pelatih Bontang FC Fachri Husaini, kepada wartawan Sabtu (2/10/2010) malam.

Ali Khadafi dikartumerah saat laga babak pertama berjalan 10 menit. Praktis Laskar Bukit Tursina tampil dalam kondisi pincang di sepanjang pertandingan.

Menurut Fachri, kartu merah yang diberikan wasit sangat tidak pantas mengingat pelanggaran yang tidak terlalu berat. Saat itu terjadi keributan kecil di tengah lapangan antara Ali Khadafi bersama pemain Arema, Roman Chmelo.

"Ali kena sikut terlebih dahulu. Baru kemudian Ali mendatangi Roman," ujar Fachri.

Insiden berlanjut. Namun belakangan, Roman tiba-tiba terjatuh di tengah lapangan seperti terkena pukulan telak Ali.

"Seperti dipukul 10 orang pemain. Bagusnya si Roman itu main di Opera Van Java" kritik Fachri.

Melihat "sandiwara" Roman sehingga berbuntut Ali Khadafi diusir oleh wasit. Fachri mengaku 10 orang pemainnya selanjutnya ermain sangat hati-hati menghadapi juara bertahan Arema Indonesia.

Meski demikian, Fachri tidak ingin terus berpolemik. Menurutnya kekalahan dengan skor cukup telak ini menjadi pelajaran berharga untuk melakukan pembenahan di semua lini, mengingat enam laga tandang yang akan dilakoni timnya.

"Sekarang fokus ke tandang 6 laga.Berusaha untuk melupakan kekalahan ini," tutup Fachri.


Persib Tumbang, Arema Pesta Gol

Posted On 10:01 AM by blog kami 0 komentar




Jakarta - Persib Bandung menelan kekalahan pertama setelah ditaklukkan Deltras Sidoarjo 1-4. Sementara Arema Indonesia meraih kemenangan besar usai membungkam Bontang FC 5-0.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (2/9/2010), Persib mendapatkan tekanan dari Deltras sejak awal pertandingan. Namun hingga turun minum kedudukan masih tetap 0-0.

Di babak kedua, Deltras semakin meningkatkan serangannya. Cristiano Lopes membuka kemenangan tuan rumah dari titik penalti pada menit ke-48 . Tujuh menit kemudian giliran Marcio Souza yang sukses menjebol gawang Markus Horison.

Lopes mencetak gol keduanya di menit ke-61 guna membuat Deltras unggul 3-0.  Danilo Fernando pada menit ke-65 membuat tuan rumah semakin unggul 4-0. Satu satunya gol balasan dari Persib dicetak oleh Pablo Frances di menit ke-77.

Arema Menang Besar

Sementara itu di stadion Mulawarman, Arema mampu membungkam tuan rumah Bontang FC di depan pendukungnya. Gol pembuka kemenangan Arema dicetak oleh Roman Chmelo saat pertandingan baru berjalan delapan menit.

Bontang harus bermain dengan sepuluh pemain setelah sang kapten Ali Khaddafi dikartu merah pada menit ke-13. Arena memanfaatkan keuntungan ini dan Noh Alam Shah memperbesar kemenangan Arema menjadi 2-0 di menit ke-20.

Di babak kedua, Arema semakin menekan. M Ridhuan membuat gol ketiga Arema di menit ke-60 sebelum Noh Alam Shah kembali mencetak gol di menit ke-67. Striker  Singapura itu akhirnya membuat hat trick saat injury time dan Arema unggul 5-0.


SFC Kalah Lagi

Posted On 10:00 AM by blog kami 0 komentar




Lamongan - Performa Sriwijaya FC yang bertabur bintang musim ini masih belum maksimal. Setelah kalah dari Deltras Sidoarjo di laga pertamanya, SFC kembali kalah. Kali ini dari Persela Lamongan dengan skor 0-1.

Tiga menit laga berjalan Persela sudah unggul atas SFC. Tendangan bebas Redouane Barkoui yang membentur pagar betis pemain SCF membuat arah bola berubah dan mengecoh Fauzal Mubaroq yang sudah mati langkah.

Pada menit ke-19, Ferry Ariawan nyaris saja menjebol gawang SFC. Beruntung bola masih melambung di atas mistar gawang Fauzal dan Persela terus menekan pertahanan SFC sepanjang babak pertama.

Barkaoui punya peluang mencetak gol keduanya saat berhadapan satu lawan satu dengan Fauzal pada menit ke-33. Sayang sepakannya belum menemui sasaran karena masih melambung di atas mistar gawang Fauzal.

SFC baru bisa menciptakan kesempatan pertama di menit ke-34 saat Mahyadi Panggabean berhasil melakukan tusukan ke kotak penalti lawan. Sayang, tendangannya masih belum tepat sasaran.

Satu menit jelang babak pertama berakhir, SFC punya peluang emas menyamakan kedudukan. Diawali tendangan bebas di sisi kiri, bola dilayangkan ke kotak penalti dan bek anyar SFC asal Brasil Claudiano menyundulnya. Sayang arahnya masih menyamping di sisi gawang Choirul Huda.

Di babak kedua Persela pun masih dominan atas tamunya SFC. Statistik mencatat tuan rumah membuat 12 tembakan off target dan enam tembakan on target. Sementara SFC hanya satu shot on goal serta enam tembakan off target.

Ketika laga memasuki menit-menit akhir Choirul Huda membuat penyelamatan gemilang atas gawangnya. Arif Suyono yang mendapat bola di depan gawang Persela, sambil dikawal satu pemain melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis oleh Choirul Huda.

Hingga laga di Stadion Surajaya, Sabtu (2/10/2010) sore WIB berakhir, skor 1-0 pun tetap bertahan untuk keunggulan Persela. Dengan hasil ini 'Laskar Joko Tingkir' naik ke posisi keempat dengan raihan empat poin dari dua laganya.

Sementara SFC yang punya poin nol di dua laganya masih terpuruk di posisi ke-17.


Tiket Online Ina vs Uru Resmi Dibuka Senin

Posted On 9:59 AM by blog kami 0 komentar



 
Jakarta - Awalnya pihak LOC memberitahukan tiket laga Indonesia vs Uruguay mulai bisa dibeli secara online hari ini, Jumat (1/10/2010). Namun pihak rajakarcis.com buru-buru mengklaim jika tiket resminya dilepas Senin (4/10).

"Sudah dipastikan tiket akan mulai dijual Senin pagi jam 08.00 WIB secara online. Hari ini kami baru menandatangani perjanjian dengan PT Liga Indonesia mengenai kuota tiket dan sebagainya," ujar bagian ticketing rajakarcis.com, Rani, ketika dihubungi detiksport sore ini.

Sehari sebelumnya pihak panitia mengatakan tiket laga friendly pada 8 Oktober mendatang sudah bisa dibeli mulai hari ini atau paling lambat Senin esok. Rajakarcis adalah partner yang ditunjuk LOC untuk menyalurkan tiket tersebut.

Untuk rajakarcis sendiri, kuota tiket yang diberikan pada mereka adalah kelas I hingga VVIP, dengan kuota yang sudah diberitakan sebelumnya yaitu 23 ribu tiket untuk kelas I seharga Rp 300 ribu, empat ribu tiket untuk VIP Barat senilai Rp 500 ribu dan yang paling mahal adalah VVIP senilai Rp 2 juta dengan jumlah tiket hanya 200.

"Untuk dua kelas terbawah yaitu kelas II dan Ekonomi, sepertinya kami ingin rapatkan dulu apakah kami ingin menjual atau tidak. Kalau dijual mungkin akan dilayani secara grup yaitu minimal pembelian 30 tiket," sambung Rani.

Rajakarcis tidak menutup kemungkinan akan melepas tiket secara manual, yaitu dengan datang langsung di kantornya Jl. Dr. Sahardjo No. 2, Manggarai, Jakarta Selatan. Namun Rani mengatakan semua itu masih dalam perundingan.

Selain melalui sistem online, tiket laga yang rencananya akan dimulai pada pukul 20.00 WIB itu bisa juga didapatkan saat hari H di sekitar stadion GBK.


Friday, October 1, 2010

Berharap Tragedi MU Tak Berulang

Posted On 9:50 AM by blog kami 0 komentar





 
 
Jakarta - Tahun lalu Tragedi Bom Kuningan membatalkan kedatangan Manchester United ke Jakarta. Kini PSSI berharap hal serupa tak terjadi lagi saat Indonesia disambangi timnas Uruguay pekan depan.

Rencana kedatangan MU yang tinggal selangkah lagi tercapai musnah seketika ketika dua ledakan besar terjadi di Kuningan, yang salah satunya terjadi di hotel yang akan diinapi skuad 'Setan Merah'. Kesempatan Boaz Solossa cs menjajal Ryan Giggs dkk pada tanggal 20 Juli urung dilaksanakan dan membuat kecewa sebagian besar fans.

Kini setahun berselang, timnas berkesempatan lagi untuk menjajal salah satu peserta Piala Dunia 2010 yaitu Uruguay. Tim Amerika Latin itu sudah memastikan tak akan takut dengan tragedi MU setahun lalu dan akan membawa tim terkuatnya melawan 'Merah Putih' 8 Oktober mendatang.

Meski begitu ketakutan tetap saja membayangi PSSI khususnya pihak panitia dalam hal ini. Apalagi belakangan kondisi keamanan di dalam negeri sedang tak stabil, dengan adanya pertikaian antar etnis dan ancaman terorisme yang siap mengancam kapan saja.

"Saya mengharapkan sih tidak terjadi apa-apa jelang kedatangan Uruguay besok. Sebab jika tragedi itu berulang, yang malu dan rugi bukan hanya PSSI dan panitia, tapi seluruh masyarakat Indonesia di mata dunia Internasional," ungkap Sekjen PSSI Nugraha Besoes dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan, Kamis (30/9/2010) sore WIB.

Soal izin pertandingan Jumat pekan itu, Nugraha masih menunggu izin dari pihak mabes Polri turun.

"Walaupun MOU belum ditandatangani, namun pihak kepolisian sudah tahu seperti apa prosedur keamanan yang harus dilakukan untuk laga nanti," lanjut Nugraha.

Selain soal keamanan, pihak panitia pun mengungkapkan Presiden Uruguay Jose Mujica dikabarkan akan hadir, jika ada undangan resmi dari pemerintah pusat.

"Namun jika Indonesia mengirim ke presiden Uruguay, maka dia akan datang. Lagipula Uruguay sedang ingin memasarkan pariwisata di negara mereka. Mudah-mudahan SBY dan presiden Uruguay bisa menonton bareng," tandas Ketua BTN Iman Arif.


Nugraha: Tanpa Izin PSSI, LPI Kompetisi Tarkam

Posted On 9:47 AM by blog kami 0 komentar


Jakarta - PSSI mengeluarkan "ancaman" untuk Liga Primer Indonesia (LPI) yang bertekad tetap bergulir. Tanpa izin dari induk sepakbola tertinggi di Tanah Air itu, LPI disebut sama seperti turnamen antar kampung alias tarkam.

"Jika tidak ada izin PSSI, itu tarkam namanya," cetus Sekjen PSSI Nugraha Besoes kepada wartawan di Kantor PSSI, Senayan, Kamis (30/9/2010) sore WIB.

Pernyataan Nugraha itu sehubungan dengan niatan LPI tetap menggelar kompetisi bikinan mereka, andaikata gagal melakukan afiliasi dengan PSSI. LPI mengklaim sudah mendapat lampu hijau dari AFC dan FIFA untuk hal satu itu.

"Gimana mereka bisa minta restu ke FIFA dan AFC, operator kompetisi di Indonesia dan yang menentukan klasemen klub dan pemain serta ofisial itu adalah PSSI yang FIFA tunjuk secara resmi," sambung pria yang akrab disapa Kang Nug itu.

"Yang resmi terdaftar di FIFA dan AFC itu adalah ISL serta Copa Indonesia. Di lain itu sifatnya turnamen biasa saja. Kalau memang tetap dilaksanakan, semua yang terlibat pasti akan kena sanksi."

Nugraha pun lebih lanjut menanggapi soal kemungkinan LPI memakai wasit dan perangkat pertandingan asing dari Australia, jika tak dapat izin. Menurut Nugraha hal itu akan sia-sia jika dilakukan.

"Jangan membuat kita terlihat bodoh lah di mata negara lain. Masa mau minjem wasit dan PP asing juga. Pasti federasi sepakbola sana juga akan menolak kalau bukan PSSI yang meminta lewat surat resmi," tandasnya.

LPI sendiri bertujuan membentuk kompetisi nasional yang bersifat mandiri dan profesional. Bahkan 18-20 klub yang ikut di sana dijanjikan mendapat subdisid, uang dari hak siar dan berbagai keuntungan layaknya klub profesional.

"Hati-hatilah pada hal-hal yang manis. Saya dengar akan dikasih dana Rp 10 M dan sebagainya. Namun saya bilang pada klub pikir panjang dulu, pikir dulu kalau mau ikut di sana," demikian Kang Nug.


Ini Dia Agenda Luis Suarez cs di Jakarta

Posted On 9:43 AM by blog kami 0 komentar



 
Jakarta - Tim Uruguay sudah memberikan agenda kegiatan mereka dalam rangka kunjungannya di Jakarta untuk melakoni pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia pada 8 Oktober nanti.

Jika sebelumnya diberitakan bakal mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Rabu 6 Oktober, belakangan mereka memajukannya satu hari lebih cepat, atau menjadi Selasa 5 Oktober.

Rombongan tim peringkat empat Piala Dunia lalu itu akan dibagi menjadi beberapa kloter, dengan kloter terakhir direncanakan tiba Selasa malam di bandara.

Demikian informasi yang tertuang dalam rilis pihak LOC laga persahabatan Indonesia vs Uruguay, yang disampaikan kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (30/9) sore WIB.

Berikut ini detil kegiatan Luis Suarez cs selama di Ibukota:

Selasa (5/10): Tiba di bandara Soekarno-Hatta

Rabu (6/10): Latihan tertutup pagi dan sore di Gelora Sumantri Brodjonegoro, Kuningan.

Kamis (7/10): Aktivitas bebas (jalan-jalan di mall) dan official training di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada pukul 19.00 dan terbuka untuk wartawan selama 15 menit.

Jumat (8/10): Di hotel sampai waktu keberangkatan ke stadion untuk melaksanakan pertandingan pukul 20.00 WIB.

Sabtu (9/10): Bertolak ke China untuk melakukan friendly match melawan timnas negara tersebut.


'Merah Putih' Diperkuat Empat Pemain Keturunan

Posted On 9:42 AM by blog kami 0 komentar





 
Jakarta - Bukan pemain-pemain anggota tim nasional Indonesia saja yang akan diturunkan dalam laga persahabatan kontra Uruguay pekan depan. Rencananya, skuad 'Merah Putih' akan diperkuat empat pemain keturunan.

Mereka yang akan menambah kekuatan Indonesia adalah Jhonny Rudolf van Beukering dan Sergio Van Dijk yang berposisi sebagai striker, serta Rafael Guillermo Eduardo Maitimo dan Jeffry de Vischer di posisi gelandang.

Keempatnya adalah pemain temuan Ketua Badan Tim Nasiona (BTN) Iman Arif saat mengunjungi Belanda beberapa waktu lalu. Mereka dipilih langsung oleh pelatih Alfred Riedl dari 51 nama yang direkomendasikan oleh Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB).

"Kami memninta izin kepada KNVB untuk memakai pemain keturunan Indonesia itu untuk laga friendly sebagai bintang tamu," tutur Iman dalam jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Kamis (30/9/2010) sore WIB.

"Nanti PSSI juga akan langsung mengirim surat resmi ke KNVB sebagai bukti bahwa kami meminjam mereka sebagai bintang tamu," timpal Sekjen PSSI Nugraha Besoes.

Lalu apakah ide memakai keempatnya sebagai bintang tamu itu bertentangan dengan aturan FIFA soal kewarganegaraan pemain?

"Karena ini sifatnya laga persahabatan maka aturan FIFA pada pasal 5 soal kewarganeraan pemain bisa diabaikan. Itu hanya berlaku untuk laga-laga resmi internasional," tukas Nugraha.

Ketiga pemain keturunan, kecuali Van Dijk, direncanakan akan bermain saat timnas menjajal Uruguay 8 Oktober nanti dan Maladewa empat hari kemudian. Mereka dijadwalkan datang tanggal 3 Oktober dan langsung mengikuti pelatnas.

Sementara peluang Van Dijk untuk bermain melawan Uruguay masih belum pasti, karena si pemain dikabarkan tengah menjalani trial dengan salah satu klub Inggris di Thailand pekan depan. Jika tidak jadi maka Van Dijk bisa diharapkan bisa bermain melawan Diego Forlan cs.

"Kedatangan para pemain keturunan itu diharapkan tidak membuat cemburu para pemain lokal. Justru para pemain lokal seharusnya bisa terpacu semangatnya untuk tampil lebih baik lagi," simpul Iman.


Pemesanan Tiket Ina vs Uru Mulai Besok

Posted On 9:41 AM by blog kami 0 komentar







Jakarta - Tiket untuk pertandingan bergengsi antara Indonesia vs Uruguay mulai bisa dipesan Jumat (1/10/2010) besok. Harga karcis termurah untuk laga tersebut adalah Rp 75.000, sementara paling mahal dibanderol dua juta rupiah.

Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Uruguay dalam laga persahabatan pada 8 Oktober mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meski kapasitas stadion terbesar di di tanah air itu mencapai 90.000 lebih, namun pihak panitia cuma akan mengisi 62.200 bangku.

Seperti diungkapkan oleh Djoko Driyono, selaku ketua LOC untuk pertandingan tersebut, tiket paling murah untuk laga itu akan dilepas dengan harga Rp 75.000. Total disediakan 20.000 lembar untuk kategori ekonomi ini.

Di atasnya ada Kelas II yang dihargai Rp 150.000 dan total dicetak sebanyak 15.000 lembar. Tiket kelas ini diperuntukkan untuk kursi-kursi di belakang kedua gawang.

Sementara untuk Kelas I, yang terletak di sayap kanan dan kiri barat plus VIP Timur, penonton yang berminat menyaksikan laga dikenai harga Rp 300.000. Panitia menyediakan 23.000 lembar karcis untuk kelas ini.

Sementara untuk menyaksikan aksi Diego Forlan cs dari VIP Barat, penonton harus merogoh kocek sebesar Rp 500.000. Total ada 4.000 tiket dilepas untuk kategori ini.

Harga tiket paling mahal adalah untuk kelas VVIP. Dengan hanya ada 200 tiket disediakan, satu lembarnya dipasang dengan banderol Rp 2 juta.

Ada dua cara yang bisa ditempuh fans untuk mendapatkan tiket tersebut. Sebanyak 50% tiket bisa didapatkan melalui rajakarcis.com, sementara 50% lainnya bisa didapat pada hari H pertandingan di sekitar stadion.

"Melalui rajakarcis.com diharapkan mulai bisa online mulai Jumat (1/10/2010) besok. Kalau belum bisa, paling lambat Senin (4/10/2010) pekan depan," sahut Djoko pada wartawan di Kantor Sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta.

Untuk laga yang akan disiarkan langsung oleh RCTI tersebut, pihak panitia telah menyiapkan wasit dan perangkat pertandingan dari Singapura.

Harga Tiket Indonesia vs Uruguay
Ekonomi: Rp 75.000 (20.000 lembar tiket)
Kelas II: Rp 150.000 (15.000 lembar tiket)
Kelas I : 300.000 (23.000 lembar tiket) sayap kiri dan kanan barat dan vip timur
VIP Barat: 500.000 (4.000 lembar tiket)
VVIP: Rp 2.000.000 (200 lembar tiket)


Nandkostaman.blogspot.com. Powered by Blogger.